DOMPU NTB, SINAR PENA.COM - Setelah sukses membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap I di Desa Jala, Kecamatan Hu'u pada 2025, Pemkab Dompu kembali tancap gas.
Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE melakukan peletakan batu pertama secara serentak pembangunan 9 desa KNMP tahap II yang dipusatkan di pesisir Desa Melaju, Kecamatan Kilo, Rabu (24/9/2026).
Bupati menegaskan, KNMP bukan sekadar membangun fisik. Program ini adalah wujud nyata pemerintah memuliakan profesi nelayan, meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir, sekaligus menjaga kelestarian laut.
"Ini adalah kebijakan ekonomi biru di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan sektor kelautan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Bambang.
Program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini, kata dia, akan memutus rantai jual murah hasil tangkapan nelayan melalui sistem rantai dingin, pengolahan produk, hingga kemandirian ekonomi lewat koperasi desa sebagai agregator pemasaran.
"Jaga dan rawat fasilitas ini sebaik-baiknya. Gunakan untuk kepentingan bersama, bukan perorangan. Jadikan KNMP kebanggaan kita semua," pesannya kepada warga.
Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Dompu, Amiruddin, S.Hut melaporkan, pada tahap II ini Dompu mendapat 9 lokasi: Desa Hu'u (Hu'u), Jambu (Pajo), Kwangko (Manggelewa), Melaju dan Karama (Kilo), Soro dan Tolokalo (Kempo), serta Pekat dan Nangamiro (Pekat).
Total anggaran tahap II mencapai Rp 27,85 miliar yang bersumber dari APBN melalui KKP. Satu lokasi rata-rata Rp 2-3 miliar.
Khusus Desa Melaju, Kecamatan Kilo, menjadi lokasi dengan pagu terbesar Rp 7,29 miliar dengan fasilitas paling lengkap, mulai dari rumah genset, perbengkelan nelayan, cool storage, dan sarana penunjang lainnya.
Turut hadir Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Kepala BPN, Danlanal Mataram, Camat, Muspika, Kades, serta tokoh agama dan masyarakat. (Ori)



Posting Komentar