STOP PRESS : Kepada Nara Sumber SINARPENA.COM Diharap untuk tidak melayani wartawan kami yang KTA dan Kartu liputan Persnya sudah habis masa berlakunya. Demikian , atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih

Update Longsor Cisarua : 46 Kantong Jenazah Dievakuasi, 30 Korban Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Barat


CISARUA,SINAR PENA.COM - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat melaporkan perkembangan terbaru penanganan korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua. Hingga Selasa (27/1/2026) pukul 17.30 WIB, total kantong jenazah yang berhasil dihimpun mencapai 46 kantong.


Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa dari puluhan kantong tersebut, sebanyak 30 jenazah telah berhasil diidentifikasi secara akurat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.


"Sore hari ini merupakan hari keempat pencarian. Berdasarkan pembaruan data bersama Kabiddokkes Polda Jabar, total ada 46 kantong jenazah yang kami terima. Alhamdulillah, 30 di antaranya sudah teridentifikasi," ujar Kombes Pol. Hendra di Posko DVI Desa Pasirlangu, Cisarua. 


Kombes Pol. Hendra Rochmawan memaparkan adanya penambahan jumlah temuan dibandingkan hari sebelumnya. Pada hari ketiga, tercatat ada 39 kantong jenazah. Jumlah tersebut bertambah satu pada Senin malam, kemudian kembali ditemukan enam jenazah pada hari ini. 


"Update terakhir kemarin itu 39 kantong. Kemudian semalam ada tambahan satu sehingga menjadi 40. Lalu hari ini kembali ditemukan enam jenazah. Jadi total keseluruhan sampai hari ini ada 46 kantong jenazah," jelas Kombes Pol. Hendra Rochmawan. 


Mengenai adanya informasi korban dari unsur TNI, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyerahkan sepenuhnya konfirmasi tersebut kepada pihak berwenang. "Untuk pelayanan DVI, kami serahkan langsung kepada pihak yang menghubungi. Terkait konfirmasi anggota TNI, silakan media menghubungi langsung Dispen TNI," imbuhnya.


Selain data jenazah, Tim DVI juga melakukan verifikasi ulang terhadap data orang hilang. Laporan yang semula mencatat 113 orang hilang, kini diperbarui menjadi 108 orang. Perubahan ini terjadi setelah tim melakukan pendalaman di Pos Ante-mortem.


"Data awal bersifat dinamis. Setelah dikonfirmasi, ditemukan adanya laporan ganda atau duplikasi. Sehingga, data tetap yang dilaporkan ke Pos Ante-mortem saat ini berjumlah 108 orang," ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan. 


Proses pencarian dan evakuasi di Desa Pasirlangu pada hari keempat resmi dihentikan pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data terbaru DVI Polda Jabar, masih terdapat sekitar 62 orang yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.


Tim DVI Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan proses identifikasi dan bekerja sama dengan berbagai unsur terkait hingga seluruh korban yang dilaporkan hilang dapat ditemukan dan dipulangkan kepada keluarga.(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama