PALU SULAWESI TENGAH, SINAR PENA. COM- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, menghadiri sekaligus memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di lapangan apel Mapolda Sulteng, Senin (19/1/2026).
Upacara ini dihadiri oleh Irwasda Polda Sulteng Kombespol Purwanto Puji Sutan, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polri dan ASN Polda Sulteng.
Dalam amanatnya, Kapolda sulteng Endi Sutendi menyampaikan, bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan momentum untuk memperkuat kualitas pengabdian dan kecintaan kepada bangsa dan negara.
“Upacara ini adalah pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga integritas dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Kapolda memaparkan keberhasilan Polda Sulteng dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Operasi Lilin Tinombala.
“Keberhasilan ini ditandai dengan situasi kamtibmas yang kondusif serta menurunnya angka kecelakaan lalu lintas sebesar 13%, yakni dari 31 kasus pada tahun 2024 menjadi 27 kasus di tahun 2025,” terangnya.
Selain itu, Kapolda juga menyoroti peran aktif Polri dalam mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya panen raya serentak di lahan seluas 59 hektar di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, yang diproyeksikan menghasilkan 31,25 ton padi untuk mendukung ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Terkait situasi cuaca ekstrem, lanjut Irjen Endi Sutendi mengapresiasi sinergitas TNI-Polri yang terjun langsung membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Donggala.
“Terimakasih dan apresiasi atas sinegritas TNI-POLRI dalam membantu Masyarakat yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Donggala, kegiatan tanggap seperti itu perlu kita tingkatkan,” ungkapnya.
Kapolda sulteng juga menyampaikan empat poin penekanan bagi seluruh personel Polda Sulteng. Diantaranya, Senantiasa bersyukur atas segala pencapaian tugas, Melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sesuai kebijakan pimpinan.
Selanjutnya, hindari pelanggaran dan menjauhi pola hidup mewah yang tidak sesuai etika Polri, Melakukan penegakan hukum yang transparan, profesional, tidak diskriminatif, dan tetap humanis.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan disiplin dan soliditas demi memberikan pelayanan terbaik serta menjadi teladan dan solusi bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.(*)


Posting Komentar