STOP PRESS : Kepada Nara Sumber SINARPENA.COM Diharap untuk tidak melayani wartawan kami yang KTA dan Kartu liputan Persnya sudah habis masa berlakunya. Demikian , atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih

Manusia Diciptakan Tuhan, Hanya Pernik Kecil, Ternyata Manusia Ciptaan Terakhir Sebagai Karnivora dan Ernivora

Ditulis : Agus Flores,_Mahasiswa Filsafat, kesayangan Rektor Untad, Alm. Prof.Dr Syahbudin Mustafa. (Salah Satu Nilai A+ Tesisnya Soal Filsafat dalam Karya Ilmiah, dilombakan di Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar)_1999


Kalau menurut Pandangan Saya , Secara Logika Spritual..

Keberadaan Manusia, bukan mahluk Sempurna dimuka bumi, yang sempurna ciptaan Tuhan Alam, Tumbuhan , Hewan?


Kenapa Demikian, Yang Mengambil Harta Alam  Ciptaan Tuhan hanya Manusia..

Yang memakan Hewan Ciptaan Tuhan, adalah Hanyalah Manusia

Yang Makan Tumbuhan Ciptaan Tuhan , tergolong  Manusia.

Yang Rakus Harta dan Uang Hanya Manusia, Hewan tidak pernah minta uang


Yang suka menyebut Manusia itu suci dan mulia, hanya manusia, tidak pernah diseluruh kitab kitab agama bahwa manusia menyebut manusia mulia.


Dalam Kamus Bahasa Indonesia Ejaaan Disempurnakan (EYD) Pengertian Hernivora dan Kalbivora, adalah Pemakan Tumbuhan dan Hewan.


Kalau saya simpulkan Tergolong Hernivora dan Kalbivora adalah Manusia.

Dalam kehidupan sehari hari, kadang Manusia dalam ceramahnya mengatakan Surga dan Neraka, padahal dia ceramah dibayar juga,agama dijual untuk mendapat penghasilan, dan manusia memuji mujinya, apakah itu orang bisa ditempatkan di Surga..Logika kan?


Bicara anti korupsi, tapi kalau dikasih uang gede, mau ambil juga, apakah itu manusia mulia.


Manusia pun diciptakan Tuhan, Untuk Berkelahi, Ego, saling Perang, Bermusuhan, Iri, emosi, sabar dan lain sebagainya.

Hal itu pernah saya tafsirkan Di Surat Al Baqorah.


Sehingga wajar sy memimpin beberapa organisasi besar, memahami soal itu..Semakin panas Organisasi/Lembaga, semakin hebat organisasi itu, makanya malas sy,  kalau organisasi yang saya pimpin tidak panas.


Peraturan Hukum Di Dunia, bukan dibuat Tuhan, melainkan dibuat Manusia itu sendiri, bahkan sifat Tuhan dirampok juga..


Sifat Tuhan dirampok Manusia,

1. Sombong, Hanya Tuhan Yang Bisa Sombong

2. Hakim memutuskan Hukuman Mati, bukan manusia, tapi Tuhan yang bisa mematikan dan menghidupkan.

3. Maha Kaya, Kadang Maha Kaya diambil manusia, padahal yang maha Kaya hanyalah Tuhan.

4. Maha Pemilik Ilmu, Sifat Tuhan satu ini diambil juga Manusia, mengaku bersekolah tinggi Bertitel Profesor dan Dokter, mereka mengaku lebih pintar, padahal yang pintar itu Adalah Allah Swt

Dan lain sebagainya..

Pandangan saya lainnya, soal manusia ciptaan Tuhan Terakhir yang diberikan Akal dan Roh, sebenarnya Manusia.


Karena yang diciptakan Tuhan Awal Kehidupan Alam Hutan, Tumbuhan Tanah, Air  dan Kehidupan Hewan dialam, Sungai dan Laut.


Manusia diciptakan Terakhir Untuk memakan Hewan, merapok ciptaan Tuhan berupa Alam dan saling rakus terhadap harta tuhan.


Saya menceritakan Pula, dulunya ada teman pernah Tesis S2 di Kantor Saya, saat tesis S2, sy bertanya, " Ngerti ngak Class Action, Ngerti ngak Legal Standing, Ngerti ngak Hukum dan Penerapannya," dia bingung?


Terakhir saya dengar dia sudah Profesor,..mungkin saja, pertanyaan saya yang dulunya dijadikan PR nya 

Artinya kalau sudah Profesor, hati hati disitu mendekati Sifat Firaun.


Tapi saya akui Profesor itu, kalau saya telpon cepat diangkat..


Percaya ngak Istilah Dewa dalam kehidupan ini? Bagaimana Devenisinya ?


Kalau dalam analisis Analogi Penerapan Kehidupan dimuka bumi ini, saya yakin ada Dewa, cuma Penafsiran Dewa Sekarang diartikan lain, meduakan Tuhan atau Mempersekutukan Tuhan.


Padahal Ada Hirarkinya itu, :

Setelah Allah Swt Menciptakan Malaikat, Malaikat meminta Agar Tuhan Menciptakan Roh yang bisa mengawasi Alam, Hewan dan Manusia..


Roh tersebut Dewan Alam, Hewan dan Manusia,  Sehingga lambat laun Roh Tersebut disebut Dewa, padahal ada namanya diberikan Tuhan.


Istilah Dewa itu Manusia menamakan, padahal kita tidak tau istilah ciptaan Tuhan Ketiga itu..

Roh ketiga itu diistilahkan Raja Pemegang Alam, Hewan dan Manusia.


Coba kita pakai logika, " Kita Membeli tanah, pasti ada pemiliknya, dan pemiliknya dapat tanah itu dari siapa?


Istilah lain , Benarkah Kah, Raja, Presiden dan Hakim Perwakilan Tuhan?


Siapa yang menyebut Perwakilan Tuhan itu? Apakah manusia atau krabat manusia..kalau Allah Swt, tidak pernah  menyebut Manusia Perwakilan Tuhan.


Hanya manusia itu sendiri menyebut manusia itu..

Yg benar Perwakilan Tuhan itu, Hanya Malaikat.

Dan manusia, dicipttakan  Tuhan adalah Mahluk paling terendah dibandingkan Alam dan Hewan(*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama