STOP PRESS : Kepada Nara Sumber SINARPENA.COM Diharap untuk tidak melayani wartawan kami yang KTA dan Kartu liputan Persnya sudah habis masa berlakunya. Demikian , atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih

Warga Masyarakat Di Gang Keluarga Tembilahan Hilir Gotong Royong Bangun Surau Atau Masjid



INDRAGIRI HILIR RIAU, SINARPENA.COM – Warga masyarakat yang tinggal di Gang Keluarga  RK 04 Rw 09 Parit 17 Tembilahan Hilir secara bergotong royong membangun sebuah tempat ibadah yakni Surau atau Masjid. Pembangunan yang dimulai pada Senin 1/4/2021 hingga kini masih terus berlangsung.

Menurut salah satu tokoh masyarakat, Nenek Katam menuturkan bahwa warga masyarakar Gang Keluarga Tembilahan Hilir telah menerima sebidang tanah untuk ukuran sebuah Surau atau Masjid berasal dari kecamatan Kuala Indragiri ( Kuindra ) Sapat.

“ Untuk penentuan nama Surau atau Masjid telah dilaksanakan musyawarah mufakat bersama warga dan di sepakati Surau atau Masjid yang akan dibangun diberi nama Surau atau Masjid  ‘ Darul Hasanah ‘, “ ujarnya.



Hal  senada juga disampaikan  tokoh masyarakat ,  Saide  dan Mustafa bahwa  warga masyarakat sepakat menghibahkan Masjid tersebut guna pembuatan surau di gang keluarga parit 17 Tembilahan Hilir.

“ Sesuai kesepakatan musyawarah pembangunan dinyatakan hibah sebuah Surau atau Masjid. Adapun sebagai  ketua adalah Abdul Halim,  Sekretaris  Andi, Bendahara  Zainal Abidin,” ujar Mustafa.
Adapun sebagai penasehat adalah Rudianto yang akrab disapa Ateng dan mereka mewakili dari Masjid Kecamatan Kuindra Sapat untuk hibah KE Gang Keluarga Tembilahan Hilir.
Dalam pembangunan Surau atau Masjid tak luput juga turut dari LSM 1001, Anton. Menurut Anton sebagai pendiri pelaksana kepengurusan dalam pembangunan Surau atau Masjid disepakati bernama Surau Darul Hasanah.

Ketua Pembangunan Surau atau Masjid,  Abdul Halim mengatakan bahwa pemberian nama tersebut agar mudah diingat  dan menjadi sejarah  terdahulu yg membangun Masjid parit 18 b kecamatan Kuindra Sapat, dan alhamdulilah seluruh masyarakat gang keluarga turut berpartispasi dalam pembangunan Surau Darul Hasanah.

Nenek Katam, salah satu tokoh yang dituakan  menambahkan bahwa  Pelaksanaan pembangunan Surau sesuai dengan kesepakatan dan kebersamaan dalam satu kesatuan untuk bersama sama bergotong royong demi kebaikan bersama.
“ Apapun itu harus ada kebersamaan dan kekompakan dalam mencapai satu tujuan demi kebaikan kita bersama, ujarnya. (Pewarta ;  Rhama Melo )


 

Komentar Pembaca

Lebih baru Lebih lama